Hari ini gw iseng terlibat percakapan dengan ibu-ibu muda di kantor gw.
Salah seorang ibu muda mengaku bahwa dia udah hampir tujuh bulan ini gak mendapat menstruasi.
Gw kemudian nanya, "Lo gak takut?"
Ide di kepala gw waktu nanya itu adalah, "Lo gak takut hamil lagi sementara anak lo masih bayi banget?"
Dan jawaban temen gw sungguh bikin gw shock. She said easily, "Ngapain takut, kan gw ada suami ini."
DANG!!
Otak gw yang agak nyeleneh ini langsung mikir, jadi selama lo hamil dengan status punya suami, semuanya bisa baik-baik saja? Kepikiran gak sih gimana ngasi yang terbaik (sandang, pangan, papan) ke anak-anakmu nanti? Gimana harus memberi perhatian yang cukup kalau jarak anak terlalu dekat? Gimana sekolahin anak di zaman sekarang yang semuanya serba gak murah?
Apakah bagi sebagian orang lebih penting "status" dan "malu" dibanding rasa tanggung jawab kepada sosok MANUSIA yang akan muncul dari hasil pernikahan?
Well, gw masih gagal paham sama pemikiran sebagian besar orang itu.